2.jpg

Namun, Puspa mengaku tidak tahu barang dagangan milik King Salman. Hanya dalam rombongan yang tak terlihat masuk
Di kios milik Billabong, Converse ditambah beberapa aksesoris kerajinan seperti patung dan beberapa peminat. “Itulah kita
Sangat tertarik. Ternyata mereka mengerti pentingnya keragaman dan kebersamaan, mereka sangat mudah
Berbaur, mereka sama seperti tamu lain yang datang sedikit, banyak memakai celana pendek, “pungkasnya. Wayan Puspa Negara mengungkapkan hal ini.
Selaku Manager PT.Bali Unicon sejak menjadi pengelola mall terbesar di daerah Kuta ini. “Para penjaga tidak unik dan istimewa;
Sama seperti dengan pengunjung lainnya, “jelasnya.” Mereka datang perlahan sejak tiga kali mulai tiba di Bali, misalnya
Sejumlah besar rombongan masuk. Pembelian nominal bisa diterjemahkan rata-rata di atas lima juta rupiah, “jelasnya
Puspa Negara via telepon, Selasa (7/3). Di jalan Dewi Sartika, rombongan kerajaan Saudi pergi selama tiga hari. Yang terbaru ini
Sore membeli beberapa souvenir di mal yang terdiri dari toko atau 136 warung. Menariknya menurut dia, karena ini
Rombongan kerajaan datang ke mal seperti pengunjung. Tidak ada yang memakai pakaian seperti di Arab Saudi. Sebenarnya, katanya
Sebagian besar kaos dan celana pendek. Dilema keamanan adalah keamanan yang tepat. Jadi tidak ada keamanan yang terkait dengan pembelian
Kedatangan kelompok Bisakah rombongan membeli shisha? Kata Puspa mengaku.

https://ayubjuragan.wixsite.com/website/single-post/2017/07/31/Berbelanja-di-Kuta-Bunch-of-King-Salman-membosankan-kerajinan-Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s